12:56 AM | Posted in

Tak ada pria manapun yang mau mengalami impotensi. Namun, berdasarkan data yang ada, 50 persen lelaki berusia 40 tahun mengalami impotensi alias disfungsi ereksi (DE). Penyebabnya bermacam-macam. Tapi, justru 80 persen penderita impotensi itu karena penyakit vaskular atau gangguan pembuluh darah. Termasuk hipertensi, kencing manis dan hiperkolesterol. Dari semua penyakit itu, diabetes menduduki peringkat paling tinggi dibanding yang lain. Penderita Diabetes yang juga mengalami DE ada sekitar 64 persen. Sedangkan penderita yang mengalami DE akibat penyakit hipertensi mencapai 52 persen.

Kedua penyakit tersebut banyak tercetus akibat pola hidup yang kurang benar. Misalnya merokok, juga makan makanan yang berkolesterol tinggi. Lelaki yang merokok 50 persen akan mengalami DE, Sedangkan lelaki yang sering mengonsumsi makanan yang berkolesterol tinggi, hanya 40 persen yang mengalami DE. Oleh karena itu, sebelum diobati harus tahu latar belakang penyebab DE tersebut. Maksudnya, jangan sembarang minum obat atau percaya dengan pengobatan yang dapat menyembuhkan DE. Lebih baik periksa ke dokter dulu. Karena DE bisa jadi pertanda penyakit kerusakan vaskular. Pengobatan impotensi bermacam-macam. Ada yang cukup dengan obat pil, adapula yang sampai perlu suntikan.

Sumber: www.resep.web.id

Saat ini, mulai dilempar ke pasaran obat impoten yang aman bagi penderita diabetes dan hipertensi. Vardenafil yang terkandung dalam obat tersebut memang terbukti tidak membahayakan pasien yang juga menderita penyakit vaskular lain seperti kencing manis dan tekanan darah tinggi. Sehingga, tak perlu kuatir obat ini akan memperparah penyakit lain yang diderita pasien. Seperti kencing manis, jantung dan tekanan darah tinggi.

Selain itu, dijelaskannya juga, bahwa obat disfungsi ereksi itu tidak pernah bisa membunuh pemakainya meskipun dosis yang diminum berlebihan. Bila dalam jangka waktu tertentu, pasien DE tak dapat disembuhkan dengan terapi ini, maka dapat melanjutkan ke Clinik pengobatan berikutnya. Yaitu, suntikan atau pemasangan protesa penis. Jadi, sebaiknya jangan langsung menggunakan suntikan, bisa berbahaya. Sebab, pasien gangguan kardiovaskular yang mengalami DE tidak boleh disuntik sembarangan. Jadi sebaiknya hati-hati saat mengobati DE. Meski tidak menyebabkan kematian, tapi jika menderita penyakit lainnya bisa membahayakan jiwa dan alat kelaminnya sendiri. Lebih baik anda konsultasikan ke dokter dulu.
Category:
��
12:48 AM | Posted in

Coklat tidak hanya sedap dan manis di lidah, rupanya cemilan nikmat ini juga menyembuhkan penderita impotensi. Itu dimungkinkan karena dalam biji kakao, bahan baku coklat, terhadap zat yang disebut Flavanols. Ada banyak Flavanols, namun yang paling manjur adalah flavanols jenis Epicatechin.

Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia, eksportir utama kakao di Indonesia, Noel Janetski di Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (8 /8), menyebutkan, fungsi utama Flavanols itu adalah melancarkan aliran darah dalam tubuh. Itu dimungkinkan karena flavanols mampu merenggangkan pembuluh darah yang sudah mengeras dan menyempit. Pada perokok berat, pembuluh darah mereka biasanya sangat keras dan sempit, namun dengan flavanols pembuluh darah mereka bisa merenggang lebih luas sekitar delapan per sen.

“Namun, kami belum bisa mengembangkan produk flavanols ini secara massal. Kami baru mengujinya untuk pasar terbatas di Amerika Serikat melalui internet,” ujar Janetski.

Selain menyembuhkan impotensi, Flavanols juga bisa melancarkan aliran darah ke otak. Ini bermanfaat besar bagi peningkatan konsentrasi dan daya ingat otak manusia. “Bahkan dalam penelitian yang dilaporkan pada April 2008, kami menemukan bahwa Flavanols juga bisa membuat penderita diabetes sembuh,” ujar Janetski.

sumber: Orin Basuki - kompas.com

��
12:42 AM | Posted in
Sumber: http://64.203.71.11/kompas-cetak/0507/27/kesehatan/1925081.htm

Dalam sepucuk suratnya yang dikirim kepada seksolog Prof DR Dr Wimpie Pangkahila Sp And, seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun mengisahkan penderitaan suaminya. Tiga tahun pertama pernikahan, hubungan seks keduanya berlangsung baik dan lancar. Namun, setelah itu hubungan terus memburuk. Dua tahun kemudian bahkan sama sekali tak mampu berereksi.

Semua berlangsung tanpa kejelasan sebab. Kemampuan ereksi organ seks sang suami, yang berusia lima tahun lebih tua, berangsur hilang.

Ia sempat curiga sang suami berselingkuh dengan perempuan lain. Namun, kecurigaan itu tertepis setelah si istri sering kali mendengar tangisan suami setiap kali gagal berhubungan. Ke dokter? Katanya malu.

Kisah nyata itulah yang disebut dengan gangguan disfungsi ereksi (DE), yang digambarkan sebagai ketidakmampuan mempertahankan ereksi untuk melakukan aktivitas seksual dengan baik. Sebagian masyarakat menyebutnya impotensi.

Disfungsi ereksi sebenarnya merupakan salah satu jenis gangguan seksual pada pria. Sebelumnya, ada rangkaian libido atau gairah yang kemudian diikuti tahap ereksi. Berikutnya adalah ejakulasi yang pada pria biasanya dibarengi orgasme atau perasaan nikmat yang subyektif.

Yang sering kali menjadi siksaan, pria dengan DE masih tetap dapat merasakan dorongan seksual seperti halnya pada pria normal. Sayangnya, rasa malu sering mengalahkan frustrasi penderita, sehingga mereka tak mencari pertolongan.

Untunglah rasa malu seperti di atas tidak berlaku bagi Hasan (42)—bukan nama sebenarnya. Tak lebih dari dua bulan sejak menemui kenyataan organ seksnya tidak mampu berereksi, wiraswastawan yang tinggal di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, itu langsung mencari solusi.

Bukan dengan mengonsumsi obat-obat DE yang banyak dijual di toko-toko obat yang menjamur di tepi jalan raya di Jakarta, tetapi langsung berobat ke dokter. �Sempat pula sih terbersit beli ’pil biru’ saja. Tapi tidak jadi,� kata ayah dua anak tersebut mengenang peristiwa sekitar dua setengah tahun silam.

Pil biru merupakan obat DE yang mengandung enzim sildenafil sitrat yang dijual dengan nama dagang Viagra.

Dari salah satu dokter, Hasan dirujuk berkonsultasi ke Klinik Impotensi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Dari pertemuan kedua selama proses pengobatan, akhirnya diketahui kemungkinan penyebab utama dirinya kena DE.

Obat cair penggemuk badan yang ia konsumsi dituding sebagai biangnya. Setelah beberapa pekan berhenti mengonsumsi obat yang ia beli seharga Rp 700.000 per botol itu, organ seksnya berangsur-angsur kembali normal.

Urolog sekaligus seksolog dari RSCM/FKUI yang juga aktif menangani Klinik Impotensi Dr dr Akmal Taher SpBU mengungkapkan, beberapa kandungan obat tertentu memang terindikasi dapat memicu DE. Umumnya, obat-obat yang bekerja untuk mengatasi gangguan akibat beban pikiran atau obat untuk mengatasi penyempitan pembuluh darah.

Penyembuhan jenis DE yang disebabkan salah minum obat tersebut memang relatif mudah dan sudah banyak terbukti berhasil disembuhkan.

Salah satu caranya cukup dengan menghentikan dan mengganti jenis obat yang diminum sebelumnya. Pakai obat DE hanya kadang-kadang saja, itu pun sementara, katanya.

Kasus Hasan hanyalah salah satu contoh bahwa DE dapat sembuh seratus persen. Artinya, si pasien tidak perlu mengonsumsi obat DE lagi untuk dapat mencapai ereksi yang cukup hingga mampu menjalankan aktivitas seksualnya.

Banyak yang sembuh total, tetapi ada pula yang tingkat kesembuhannya harus bergantung pada obat-obat DE. Tergantung apa penyebabnya, kata Akmal.

Penyebab DE

Secara garis besar, penyebab disfungsi ereksi terbagi dalam dua faktor, psikis dan organis. Psikis biasanya terkait dengan faktor kejenuhan, kejengkelan, kekecewaan, hilangnya daya tarik terhadap pasangan, trauma seksual, dan rasa takut gagal.

Sementara penyebab organis umumnya dilatarbelakangi diabetes, hipertensi, hiperkolesterol, penyempitan pembuluh darah, dan pascaoperasi prostat. Faktor usia juga bisa memengaruhi.

Dari beberapa faktor penyebab di atas, berdasarkan hasil penelitian yang pernah dilakukan Erectile Dysfunction Advisory Council and Training (EDACT) Indonesia terungkap, pasien DE dengan tekanan darah tinggi menempati urutan pertama terbanyak (25 persen), diikuti pembesaran prostat (15 persen), diabetes (13 persen), penyakit sistem pembuluh darah (9 persen), dan terakhir masalah kejiwaan/psikis (9 persen).

Hasil temuan mengungkapkan, DE yang menjangkiti para muda usia umumnya terkait faktor psikis, seperti gila kerja yang menyebabkan stres dan kegelisahan berlebihan. Sementara DE pada mereka yang berusia lebih dari lima puluh tahun cenderung disebabkan faktor penyakit degeneratif.

Akan tetapi, seiring kecanggihan teknologi, pasien DE yang sebelumnya lebih banyak divonis karena faktor psikis jumlahnya kian menurun. Pasalnya, kemajuan iptek dalam pendeteksian penyakit mampu menjangkau faktor penyebab organisnya (80-90 persen pasien DE).

Faktor gaya hidup juga turut menentukan seseorang berada pada posisi berisiko atau tidak. Beberapa di antaranya yang berisiko adalah kebiasaan mengonsumsi obat-obat psikotropik, napza, antistres, dan hormon.

Kebiasaan mengonsumsi obat-obat DE sebagai obat kuat juga dapat membuat DE betulan. Jadi, hati-hati, kata Ketua Pusat Studi Kesehatan Pria, Kesehatan Reproduksi, dan Usia Lanjut RSAL dr Ramelan Surabaya, Prof dr Arif Adimoeljo Sp And SSS (Be).

Pengobatan DE

Kalangan internasional telah mengenal setidaknya tiga tahapan pengobatan DE. Lini pertama adalah memberi obat oral pada pasien hingga ditemukan penyebab dasarnya. Untuk tahap ini, secara resmi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan tiga jenis obat beredar di Indonesia, masing-masing sildenafil, tadalafil, dan vardenafil.

Ketiganya memiliki periode efektivitas yang berbeda, mulai dari empat hingga 36 jam, tentunya setelah didahului adanya rangsangan seksual. Adapun tingkat keberhasilannya mencapai 90 persen.

Lini kedua merupakan penyuntikan secara intrakavernosa dan pengobatan secara inraurethra yang memasukkan gel ke dalam lubang kencing. Tahap ini, pasien dapat melakukannya sendiri setelah dilatih.

Ketiga adalah tahap operasi pemasangan prostesis. Ini sudah jarang dilakukan, katanya.

Dari ketiga lini di atas, tujuan utama pengobatan DE oleh tenaga ahli adalah menghilangkan faktor penyebab. Seperti diungkapkan para seksolog, pengalaman membuktikan bahwa DE merupakan dampak dari kelainan psikis atau organis pasien.

Disfungsi ereksi tidak berdiri sendiri. Perbaikan mekanisme ereksi terkait dengan fungsi seksual lainnya, yakni munculnya gairah karena adanya rangsangan seksual, urai Arif.

Jangan sampai seseorang dengan problem pada gairah seksualnya terus diberi obat-obat DE. Akibatnya, pasien bukan segera membaik tetapi justru tambah tertekan karena tetap tidak mampu beraktivitas seksual.

Karena itu, sebelum pasien mengonsumsi obat DE seharusnya sudah diketahui persis apa penyebab yang melatarbelakanginya. Contoh lain, Jangan sampai pasien dengan latar belakang penyakit jantung diberi obat DE begitu saja. Karena fungsi seksual yang membaik bisa diikuti meningkatnya kerja jantung, kata Wimpie.

Itulah perlunya diagnosa menyeluruh dalam pengobatan DE. Pada semua lini pengobatan DE, misalnya, unsur konseling dokter dengan pasien merupakan kemutlakan. Dari sanalah semua persoalan yang sebelumnya tidak terungkap atau tidak disadari pasien sering kali teridentifikasi sebagai penyebab DE.

Dokter Arif punya cerita tentang pentingnya konseling. Ia mencontohkan pasiennya yang berusia 50 tahun dan mengeluhkan organ seksnya yang tidak mampu ereksi. Setelah berbincang-bincang, akhirnya terungkap bahwa pasien ternyata mengidap pre-stroke.

Bila pengobatan hanya fokus pada pengobatan DE barangkali mekanisme ereksinya membaik, tetapi pre-strokenya tetap tidak tertangani, katanya.

��
12:28 AM | Posted in
Dalam kamus bahasa Arab, kata "istimna" atau "Jildu" dan "Umairah" berarti mengeluarkan sperma dengan tangannya, kemudian Istimna, apabila sering dilakukan akan menjadikannya sebagai adat dan kebiasaan bagi yang melakukannya, sehingga lahirlah makna baru yaitu "Al-'Adah As-Sirriyah" yang artinya adat atau kebiasaan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Onani, masturbasi, coli, main sabun, dan lain-lain, merupakan satu istilah untuk menyatakan kegiatan yang dilakukan seseorang yang masih muda dalam memenuhi kebutuhan seksualnya, dengan menggunakan tangan maupun dengan menambahkan alat bantu berupa sabun atau benda-benda lain, sehingga dengannya dia bisa mengeluarkan mani dan membuat dirinya (lebih) tenang.

Istilah Onani sendiri, berasal dari kata Onan, salah seorang anak dari Judas, cucu dari Jacob. Dalam salah satu cerita di Injil, diceritakan bahwa Onan disuruh oleh ayahnya (Judas) untuk bersetubuh dengan istri kakaknya, namun Onan tidak bisa melakukannya sehingga saat mencapai puncaknya, dia membuang spermanya (mani) di luar (di kemudian hari tindakan ini dikenal dengan istilah azl (dalam bahasa Arab) atau coitus interruptus (dalam istilah kedokterannya). Dari cerita Onan ini terdapat dua versi. Ada yang berpendapat bahwa Onan berhubungan badan dengan istri kakaknya lalu membuang maninya di luar. Dan ada juga yang menyebutkan bahwa Onan tidak menyetubuhi istri kakaknya, malainkan ia melakukan pemuasan diri sendiri (coli) karena ketidak beraniannya untuk menyetubuhi sedangkan birahi di dada semakin memuncak, sehingga dari perbuatan Onan ini lahirlah istilah Onani sebagai penisbahan terhadap perbuatannya.

Pandangan Islam tentang Onani

Bila kita membaca buku-buku fiqh dan fatawa para ulama, akan dijumpai bahwa mayoritas ulama seperti Syafi'i, Maliki, Ibnu Taimiyah, Bin Baz, Yusuf Qardhawi dan lainnya mengharamkannya, dengan menggunakan dalil firman Allah SWT dalam Al-Qur'an, yang artinya:"Dan orang-orang yang memelihara kemaluan mereka kecuali terhadap isterinya tau hamba sahayanya, mereka yang demikian itu tidak tercela. Tetapi barangsiapa berkehendak selain dari yang demikian itu, maka mereka itu adalah orang-orang yang melewati batas"[Al-Mu'minun : 5-7].

Ayat ini menerangkan bahawa seseorang yang menjaga kehormatan diri hanya akan melakukan hubungan seksual bersama isteri-isterinya atau hamba-hambanya yang sudah dinikahi. Hubungan seksual seperti ini adalah suatu perbuatan yang baik, tidak tercela di sisi agama. Akan tetapi jikalau seseorang itu mencoba mencari kepuasan seksual dengan cara-cara selain bersama pasangannya yang sah, seperti zina, pelacuran, onani atau persetubuhan dengan binatang, maka itu dipandang sebagai sesuatu yang melampaui batas dan salah lagi berdosa besar, karena melakukannya bukan pada tempatnya. Demikian ringkas penerangan Imam as-Shafie dan Imam Malik apabila mereka ditanya mengenai hukum onani.

Selain ayat di atas, para ulama juga menggunakan dalil dari hadis Nabi SAW, yang artinya:"Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antara kamu yang mempunyai kemampuan hendaklah segera menikah, karena nikah itu lebih menundukkan mata dan lebih menjaga kehormatan diri. Dan barangsiapa yang belum mampu hendakanya berpuasa, karena puasa itu dapat membentenginya". Pada hadits tadi Rasulullah Shallallahu �alaihi wa sallam menyebutkan dua hal, yaitu :Pertama, Segera menikah bagi yang mampu. Kedua, Meredam nafsu syahwat dengan melakukan puasa bagi orang yang belum mampu menikah, sebab puasa itu dapat melemahkan godaan dan bisikan syetan.

Shah Waliullah Dahlawi menerangkan: Ketika air mani keluar atau muncrat dengan banyak, ia juga akan mempengaruhi fikiran manusia. Oleh sebab itu, seorang pemuda akan mulai menaruh perhatian terhadap wanita cantik dan hati mereka mulai terpaut kepadanya. Faktor ini juga mempengaruhi alat jantinanya yang sering meminta disetubuhi menyebabkan desakan lebih menekan jiwa dan keinginan untuk melegakan syahwatnya menjadi kenyataan dengan berbagai bentuk. Dalam hal ini seorang bujang akan terdorong untuk melakukan zina. Dengan perbuatan tersebut moralnya mulai rusak dan akhirnya dia akan tercebur kepada perbuatan-perbuatan yang lebih merusak.

Melakukan onani secara keseringan juga banyak membawa mudharat kepada kesehatan dan seseorang yang membiasakan diri dengan onani akan mengalami kelemahan pada badan, anggota tubuh yang tergetar-getar atau terkaku, penglihatan yang kabur, perasaan berdebar-debar dan kesibukan fikiran yang tidak menentu. Kajian perubatan juga membuktikan bahawa kekerapan melakukan onani akan memberi dampak negatif kepada kemampuan seseorang untuk menghasilkan sperma yang sehat dan cukup kadarnya dalam jangka masa panjang. Ini akan menghalangi seseorang dalam menghasilkan zuriat-zuriat bersama pasangan hidupnya bahkan lebih dari itu, mengakibatkan inpotensi seksual dalam umur yang masih muda. Bahkan ada sebagian ulama yang menulis kitab tentang masalah ini, di dalamnya dikumpulkan bahaya-bahaya kebiasan buruk tersebut.

Pendapat yang membolehkan

Dari hasil bacaan, kebanyakan hukum pengharamannya itu tertuju pada pemuda yang belum menikah tanpa melihat orang yang telah menikah yang tinggal berjauhan (long distance), yang mana menurut saya, Onani atau masturbasi bagi mereka termasuk ke dalam kategori ayat yang dijadikan sebagai dalil pengharamannya yaitu sebagai pengaplikasian dari memelihara kemaluan mereka agar terhindar dari hal-hal yang lebih merusak. Karena orang yang pernah merasakan nikmatnya bersetubuh akan lebih besar kemungkinannya untuk merasakan yang lain, berbeda dengan orang yang belum pernah, dan hal ini sesuai dengan kaedah ushul fiqh yang menyatakan bahwa:"Dibolehkan melakukan bahaya yang lebih ringan supaya dapat dihindari bahaya yang lebih berat". Dan akan ditemukan pula hukum yang membolehkan onani pun, tertuju pada remaja dan pemuda yang belum mampu untuk menikah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masturbasi yang dilakukan oleh orang yang telah menikah adalah boleh.

Adapun hukum yang membolehkan onani bagi remaja yang belum menikah, dapat dilihat dari pendapat Imam Ahmad bin Hanbal yang mengatakan bahwa sperma atau mani adalah benda atau barang lebih yang ada pada tubuh yang mana boleh dikeluarkan sebagaimana halnya memotong dan menghilangkan daging lebih dari tubuh. Dan pendapat ini diperkuat oleh Ibnu Hazm. Akan tetapi, kondisi ini diperketat dengan syarat-syarat yang ditetapkan oleh ulama-ulama Hanafiah dan fuqaha hanbali, yaitu: Takut melakukan zina, Tidak mampu untuk kawin (nikah) dan tidaklah menjadi kebiasaan serta adat.

Dengan kata lain, dengan dalil dari Imam Ahmad ini, onani boleh dilakukan apabila suatu ketika insting (birahi) itu memuncak dan dikhawatirkan bisa membuat yang bersangkutan melakukan hal yang haram. Misalnya, seorang pemuda yang sedang belajar di luar negeri, karena lingkungan yang terlalu bebas baginya (dibandingkan dengan kondisi asalnya) akibatnya dia sering merasakan instingnya memuncak. Daripada dia melakukan perbuatan zina mendingan onani, maka dalam kasus ini dia diperbolehkan onani.

Namun apa yang terbaik ialah apa yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW terhadap pemuda yang tidak mampu untuk kawin, yaitu hendaklah dia memperbanyakkan puasa, di mana puasa itu dapat mendidik keinginan, mengajar kesabaran dan menguatkan takwa serta muraqabah kepada Allah Taala di dalam diri seorang muslim. Sebagaimana sabdanya:"Wahai sekalian pemuda! Barangsiapa di antara kamu mempunyai kemampuan, maka kawinlah, karen ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan, tetapi barangsiapa yang tidak berkemampuan, maka hendaklah dia berpuasa karena puasa itu baginya merupakan pelindung." (HR Bukari).
Category:
��
11:16 PM | Posted in ,


Salah satu fungsi tanaman ini adalah sebagai penyedab masakan. Selain itu tumbuhan ini punya berbagai macam khasiat penyembuhan. Dari penyakit sistem pencernaan, peredaran darah, pembuangan, pernafasan hingga mata dan
impotensi.

Bawang merah bernama latin allium cepa L. Tanaman ini termasuk kerabat
Liliaceae. Di Indonesia memiliki berbagai nama, abang mirah (Aceh), bawang
abang (Palembang), bawang sirah (Minangkabau), bawang acar (Sunda), bawang
sulung (Lampung), brambang (Jawa), bhabang merah (Madura), dan jasun mirah
(Bali). Dalam bahasa Inggris disebut red onion dan orang Arab menyebutnya
basal.

Tanaman berupa umbi lapis ini diduga berasal dari Asia, terutama Palestina,
India, Utara Pakistan dan daerah pengunungan Iran dan juga berkembang ke
Mesir dan Turki. Dari berbagai literatur diketahui, tahun 3200 - 2700 SM
bangsa Mesir Kuno sering melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu
mereka.

Sosok tanaman yang tumbuh berumpun ini juga disebut dalam kitab suci
Al-Quran pada surat Al-Baqarah ayat 61. Bawang merah dapat tumbuh dan
berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi + 1100 m,
idealnya 0 - 800 m dpl. Tinggi herba semusim ini sekitar 40-60 cm. Daunnya
pipih memanjang, berwarna hijau keputihan. Bunganya pun tumbuh memanjang
berwarna putih kemerahan. Tangkai bunganya sewarna dengan dengan tangkai
daun. Buahnya berbentuk bulat, berwarna hijau. Akarnya serabut, tumbuh
dangkal sehingga untuk memperoleh tanaman yang tumbuh dan berproduksi dengan
baik, bawang merah ditanam di tanah yang gembur.

Umbinya yang sering digunakan sebagai bumbu dapur merupakan umbi lapis. Umbi
ini digunakan dalam masakan dan makanan sejak zaman Firaun. Yang putih
rasanya agak manis dan segar, sedang yang merah rasanya agak pedas. Bawang
merah mempunyai bau yang menyengat hidung dan membuat pedih mata. Menurut
Dr. Ismail Abdul Mutalib Al-Khatib dalam bukunya yang berjudul Bawang dalam
Pengobatan Islam, baunya yang bisa membuat mata dan hidung berair ini karena
mengandung asam karbit.

Dr. Ismail menguraikan, bawang merah yang dikupas dan hancur apabila
dibiarkan terbuka akan menjadi racun karena bahan yang terkandung di
dalamnya dapat bersifat seperti asam. Bau bawang merah dapat dihilangkan
dengan cara membasuh tangan dengan air hangat yang dicampur garam atau asam
amonia.

Kandungan Dan Manfaat

Karena mengandung flavonglikosida, ia dianggap anti radang, pembunuh
bakteri. Sedang kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Ia juga memiliki
sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, muntah-muntah,
menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, melancarkan
pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol,
dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian terakhir, bawang merah juga
bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya. Umbi lapisnya mengandung
zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B1 dan C.

Menurut Ir. Rija Sudirja, MT, Dosen Fak. Pertanian UNPAD (Universitas
Padjajaran) dan Peneliti pada Pusat Dinamika Pembangunan UNPAD, sebagai obat
penurun panas dan demam bagi anak-anak dilakukan dengan memarut 20 gr bawang
merah yang kemudian ditempelkan di sekujur badan. Masih kata Ir. Rija,
bawang merah digunakan sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dari
senyawa allisin yang oleh enzim alliin liase diubah menjadi asam piruvat,
ammonia dan allisin anti mikroba yang bersifat bakterisida. @ Hendra
Priantono

Ramuan dan Takaran

Menurut Dr. Ismail Abdul Mutalib Al-Khatib, dalam bukunya Bawang Dalam
Pengobatan Islam, bawang merah memiliki kegunaan untuk mengobati
penyakit-penyakit sebagai berikut :

Sistem Pencernaan :

1. Gangguan Pencernaan

Rebus bawang merah dengan kulitnya. Kemudian kulitnya dikupas dan ditumbuk
sampai halus. Setelah itu campurkan dengan madu asli dan dimakan dengan
roti. Lakukan cara ini beberapa kali.

2. Sembelit

Bawang merah dihaluskan setengah cangkir, susu 1 cangkir. Minum campuran
tersebut setiap pagi, sampai buang air besar lancar.

3. Diare

Bawang merah yang dikupas setengah cangkir, biji kopi yang digiling setengah
cangkir, madu asli setengah cangkir. Campurkan ketiga bahan tersebut dan
dimakan untuk menghilangkan diare.

Sistem Peredaran Darah :

1. Pembersih Darah

Makan bawang merah setiap hari untuk membersihkan darah dari mikroba.

2. Tekanan Darah Rendah

Perasan bawang merah 1 sendok, perasan buah pir 1 sendok dan air panas 1
cangkir. Campurkan ketiga bahan tersebut dalam gelas dan minum setiap hari
sebelum tidur.

3. Radang Limpa

Bawang merah diisi dengan biji jintan putih dan jintan manis, kemudian
dipanggang. Makan dengan minyak zaitun selama tiga hari.

Sistem Pembuangan

1. Kencing Manis

Makan bawang merah mentah bersama empelur kubis (batang bagian tengah kol)
setiap hari untuk mengurangi kadar gula darah.

2. Radang Prostat

Seikat bawang merah dan cuka apel. Rendam bawang merah dalam cuka selama
tiga hari, kemudian disaring. Minum secangkir sehari selama 10 hari
berturut-turut.

3. Kencing Tidak lancar

Gosokkan bawang merah panas pada pinggang dan kantung kencing. Minum perasan
bawang merah yang telah dicampur dengan perasan jeruk, madu dan air panas.

4. Impotensi

Bawang cincang setengah gelas, madu asli 1 gelas. Rebus bawang merah dengan
madu sampai hilang baunya. Makan campuran itu sesendok setiap hari sesudah
makan sampai normal kembali.

5. Penyakit Batu Ginjal

Tumbuk halus biji kurma yang digoreng dan masukkan ke dalam sebiji bawang
kemudian dipanggang. Kupas kulitnya dan makan sekali sehari selama seminggu.


Sistem Pernafasan

1. Batuk Rejan

Masak bawang merah dengan air dan gula tumbuhan sampai kental. Simpan dalam
wadah yang tertutup kemudian minum menurut aturan berikut :
Untuk anak-anak, 1 sendok kecil 3 kali sehari
Untuk dewasa, 1 sendok besar 3 kali sehari

2. Asma

Perasan bawang merah setengah cangkir, madu asli setengah cangkir. Untuk
mencegah asma, minum campuran bawang merah dari madu setiap hari selama
sebulan.

3. Radang Paru-Paru

Untuk mengurangi radang, dada dan punggung dibaluri dengan bawang merah
panas sebelum tidur. Bungkus bawang dengan kain.

4. Demam dan Salesma

- Mencuci hidung dengan uap bawang merah
- Makan bawang merah mentah dengan jeruk
- Bawang merah dibalurkan di sekeliling tengkuk

Penyakit Mata

1. Mata Bengkak

Perasan bawang merah 5 tetes, madu asli 5 tetes. Campurkan bahan ini dalam
satu wadah yang bersih. Kemudian teteskan ke dalam mata.

2. Selaput Putih

Gunakan cara yang sama dengan mata bengkak

Penyakit Kulit

1. Kutil atau Mata Ikan

Sepotong bawang merah mentah yang telah dicelupkan dalam cuka diletakkan di
tempat yang ada kutilnya. Lalu ditempel dengan plester selama dua hari.
Ulangi tindakkan ini sampai kutil tercabut

2. Rambut Rontok

Kulit kepala diolesi dengan perasan bawang merah setiap hari. Kemudian pada
waktu pagi dibersihkan dengan air dan sabun. Ulangi tindakan ini sampai
rambut tidak rontok lagi.

3. Bisul dan Luka Bernanah

Bawang merah yang telah dihaluskan dimasak bersama minyak zaitun sampai
berminyak. Kemudian oleskan ke atas luka sampai nanah berhenti keluar.
11:08 PM | Posted in ,

Seledri(Apium graveolens, Linn.)
Familia : Apiaceae

Uraian :
Seledri (Apium graveolens) dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun tinggi. Tumbuhan seledri dikatageorikan sebagai sayuran, perkebunan seledri di Indonesia terdapat di Brastagi, Sumatera Utara dan di Jawa Barat tersebar di Pacet, Pangalengan dan Cipanas yang berhawa sejuk. Tumbuhan berbonggol dan memiliki batang basah bersusun ini, pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dan diantaranya seledri yang umbinya dapat dimakan. Di Indonesia daun seledri dimanfaatkan untuk pelengkap sayuran (mis. untuk sup). Bagi bangsa Romawi Kuno tumbuhan seledri digunakan sebagai karangan bunga. Menurut ahli sejarah botani, daun seledri telah dimanfaatkan sebagai sayuran sejak abad XZII atau tahun 1640, dan diakui sebagai tumbuhan berkhasiat obat secara ilmiah baru pada tahun 1942. Pengembangbiakan tanaman seledri dapat digunakan 2 cara, yaitu melalui bijinya atau pemindahan anak rumpunnya.

Nama Lokal :
Celery (Inggris), Celeri (Perancis), Seleri (Italia); Selinon, Parsley (Jerman), Seledri (Indonesia); Sledri (Jawa), Saledri (Sunda);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hipertensi, Sakit mata, Reumatik;

Pemanfaatan :
1. Hipertensi
Bahan: daun seledri secukupnya
Cara membuat: diperas dengan air masak secukupnya kemudian
disaring;
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 2 sendok makan, dan
dilakukan secara teratur.
Catatan : penggunaan berlebihan berbahaya!

2. Berguna untuk obat mata yang memiliki khasiat mengatasi sakit mata
kering.
Bahan: 2 tangkai daun seledri, 2 tangkai daun bayam, 1 tangkai
daun kemangi.
Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama kemudian
diseduh dengan 1 gelas air panas dan disaring.
Cara menggunakan: di minum biasa.

3. Reumatik
Bahan: 1 tangkai daun seledri
Cara menggunakan: dimakan sebagai lalapan setiap kali makan.

Komposisi :
KANDUNGAN KIMIA : Seledri mempunyai banyak kandungan gizi antara lain, (per 100 gr): a. kalori sebanyak 20 kalori, b. protein 1 gram c. lemak 0,1 gram d. hidrat arang 4,6 gram e. kalsium 50 mg f. fosfor 40 mg g. besi 1 mg h. Vitamin A 130 SI i. Vitamin B1 0,03 mg j. Vitamin C 11 mg Dan 63% bagian dapat dimakan. Daun seledri juga banyak mengandung apiin, di samping substansi diuretik yang bermanfaat untuk menambah jumlah air kencing.

10:40 PM | Posted in ,
Beberapa peneliti Inggris telah menemukan bahwa menambahkan tomat yang dimasak ke dalam makanan setiap hari meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi diri dari sinar ultra-violet yang berbahaya.

Para peneliti di University of Manchester dan University of Newcastle menemukan bahwa menambahkan lima sendok makan pasta tomat pada makanan harian pada 10 relawan dapat membantu menghindari kerusakan kulit dengan menyediakan perlindungan terhadap dampak sinar ultra-violet.

Kerusakan akibat sinar itu dapat mengakibatkan penuaan dini dan bahkan kanker kulit.

Dalam suatu studi, para peneliti itu memberi 10 relawan sebanyak 55 gram pasta tomat standard yang berisi tingkat tinggi tomat yang dimasak dan 10 gram minyak zaitun setiap hari, sementara 10 peserta lagi hanya diberikan minyak zaitun.

Setelah tiga bulan, contoh kulit dari kelompok yang diberikan tomat memperlihatkan mereka memiliki 33% tambahan perlindungan dari terbakar sinar matahari, sama dengan faktor sangat sedikit krim pelindung dari sinar matahari, dan tingkat procollagen yang jauh lebih tinggi. Procollagen dalam molekul yang memberi kulit susunannya dan menjaganya agar tetap kenyal.

Studi tersebut menunjukkan antioxidant lycopene, yang ditemukan pada konsentrasi paling tingginya ketika tomat telah dimasak, berada di balik manfaat nyata itu.

“Makanan tomat mendorong secara mencolok tingkat procollagen di kulit. Peningkatan ini menunjukkan potensi pembalikan proses penuaan kulit,” kata Lesley Rhodes, ahli ilmu penyakit kulit di University of Manchester, yang dikutip BBC.

Namun ada peringatan bahwa tomat mesti dipandang sebagai tambahan yang bermanfaat dan bukan sebagai pilihan bagi krim pelindung dari sinar matahari.

Peneliti itu mengatakan studi tersebut lebih kecil dan singkat, dan mereka sekarang mempertimbangkan untuk melakukan penelitian baru mengenai manfaat lycopene bagi kulit.

Sumber: http://www.kapanlagi.com/a/0000005034.html